Oleh: lailinovia | Juni 18, 2009

tugas pengantar Antropologi

PENGANTAR ANTROPOLOGI
1.Bagaimana memindai personality dibangun atas pilar pengetahuan, perasaan, dan naluri dalam tindakan manusia ?
Personality seorang dalam tindakan manusia terbangun dari unsur-unsur pengetahuan, perasaan dan naluri,.
Dengan adanya unsur pengetahuan dapat mengisi akal dan dalam jiwa seseorang manusia yang sadar dengan pengetahuan seseorang manusia yang sadar. Dengan pengetahuan seseorang dapat membangun personality untuk bertindak bedasarkan realististik bukan bedasarkan fantasi semata.
Sedangkan membangun personality dalam tindakan manusia juga berkaitan dengan perasaan, seseorang melakukan tindakan dalam keadaan kesadaran manusia yang berpengaruh pengetahuannya, dinilai sebagai keadaan positif atau negatif seolah-olah terbayang penggambaran tindakan yang akan dilaksanakan apakah tindakan yang positif atau tindakan yang negatif. Adanya naluri yang merupakan pendorong untuk melakukan kegiatan tindakan tersebut, yang juga mempengaruhi tindakan tersebut.

2.Jelaskan dan mantapkan dengan cotoh yang konkret, bagaimana tiga wujud kebudayaan terpinadai pada kebudayaan pada suatu masyarakat?
Kita dapat melihat dari tiga wujud kebudayaan tersebut wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan sebagainya. Contohnya: adanya keinginan atau gagasan dari komunitas suatu masyarakat yang menginginkan adanya hubungan dengan masyarakat luar dengan cepat dan mudah, sehingga muncul ide gagasan untuk membuat alat penghubung atau jembatan penghubung.
Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. Contohnya: dari ide tersebut menimbulkan suatu aktivitas serta tindakan untuk membuat alat penghubung atau jembatan yang nyata. Karena masyarakat terbiasa dengan jembatan yang terbuat dari kayu ulin, maka minset yang diambil dalam pembuatan jembatan tersebut.

3. Bagaimana kita memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam memahami masyarakat Banjar?
Masyarakat Banjar memaknai makna konsep migrasi adalah dapat dilihat dari asal-asul orang banjar yang merupakan percampuran proto melayu dengan destro melayu yang bukan berasal dari daerah asli. Apalagi di daerah banjar banyak kita jumpai berbagai suku yang sudah menetap, contohnya orang cina, Arab dan suku-suku lainya. Berarti dapatlah orang banjar menerima adanya perpindahan penduduk tersebut.
Sedangkan orang banjar memaknai adanya akulturasi, akulturasi tersebut mempunyai pengertian proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari kebudayaan asing yang lambat laun diterima dan diolah kedalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu, dapat dilihat dari contoh seperti kebudayaan orang banjar yang tercampur dengan kebudayaan arab. Adanya akikah anak dengan sair-sair Islam tetapi tak meninggalkan adanya sesaji-sesajian.
Asimilasi adalah proses sosial yang timbul bila ada golongan manusia yang berlatar belakang kebudayaan yang berbeda-beda saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan-kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah wujudnya jadi unsur-unsur kebudayaan campuran dlihat dari orang banjar yang mudah menyatu denan suku-suku lain. Yang lambat laun berubah yang mengambil kebaikan kebudayaan tersebut.

4. tidak diragukan lagi, Indonesia adalah negara dengan sumberdaya alam yang melimpah ruah, tetapi bagaimana kita memahami dalam pandang kaji kebudayaan, kenapa kebudayaan SDA tersebut tidak menjadikan masyarakat mendapat tingkat kemakmuran yang memandai?
Memang diakui SDA Indonesia sangat melimpah ruah, tetapu mengapa tingkat kemakmuran masyarakatnya masih sangat rendah, masyarakat yang mempunyai kultural yang kuat yang disebut power cultural juga mempengaruhi tingkat kebiasaan masyarakatnya, adanya kebudayaan yang kuat pada diri masyarakat Indonesia yang timbul akibat masuknya barang asing, kebiasaan tidak cinta terhadap produk dalam negeri, .
Merasa tidak percaya diri terhadap produk dalam negeri, aibatnya kita mulai tergantung terhadap segala sesuatu yang import, dan menghasilkan devisa negasa lai. Malasnya dalam menemukan inovasi baru karena adanya kebudayaan tersebut salah satu juga penyebab tak makmurnya negara Indonesia saat ini.

5. Ditinjau dari kajian teori kebudayaan, apa penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan atau penerapan penemuan -penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan.
Penyebab pokoknya adanya ketidakinginan untuk berubah, tidak memulai tindakan baru merasa keadaan yang awal itu lebih baik tanpa ingin melakukan inovasi yang baru.
Tidak adanya penghargaan terhadap penemuan-penemuan yang baru, penemuan yang lama dianggap lebih baik dari pada yang baru karena takut mencoba.sehingga para guru hanya meniru penemuan yang terdahulu tanpa memikirkan penemuan baru atau inovasi baru.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.