<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lailinovia's Blog</title>
	<atom:link href="http://lailinovia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lailinovia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2009 10:10:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lailinovia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lailinovia's Blog</title>
		<link>http://lailinovia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lailinovia.wordpress.com/osd.xml" title="Lailinovia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lailinovia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>tugas pengantar Antropologi</title>
		<link>http://lailinovia.wordpress.com/2009/06/18/tugas-pengantar-antropologi/</link>
		<comments>http://lailinovia.wordpress.com/2009/06/18/tugas-pengantar-antropologi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 06:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lailinovia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[tugas antropologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lailinovia.wordpress.com/2009/06/18/tugas-pengantar-antropologi/</guid>
		<description><![CDATA[PENGANTAR ANTROPOLOGI 1.Bagaimana memindai personality dibangun atas pilar pengetahuan, perasaan, dan naluri dalam tindakan manusia ? Personality seorang dalam tindakan manusia terbangun dari unsur-unsur pengetahuan, perasaan dan naluri,. Dengan adanya unsur pengetahuan dapat mengisi akal dan dalam jiwa seseorang manusia yang sadar dengan pengetahuan seseorang manusia yang sadar. Dengan pengetahuan seseorang dapat membangun personality untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=20&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENGANTAR ANTROPOLOGI<br />
1.Bagaimana memindai personality dibangun atas pilar pengetahuan, perasaan, dan naluri dalam tindakan manusia ?<br />
Personality seorang dalam tindakan manusia terbangun dari unsur-unsur         pengetahuan, perasaan dan naluri,.<span id="more-20"></span><br />
Dengan adanya unsur pengetahuan dapat mengisi akal dan dalam jiwa seseorang manusia yang sadar dengan pengetahuan seseorang manusia yang sadar. Dengan pengetahuan seseorang dapat membangun personality untuk bertindak bedasarkan realististik bukan bedasarkan fantasi semata.<br />
Sedangkan membangun personality dalam tindakan manusia juga berkaitan dengan perasaan, seseorang melakukan tindakan dalam keadaan kesadaran manusia yang berpengaruh pengetahuannya, dinilai sebagai keadaan positif atau negatif seolah-olah terbayang penggambaran tindakan yang akan dilaksanakan apakah tindakan yang positif atau tindakan yang negatif. Adanya naluri yang merupakan pendorong untuk melakukan kegiatan tindakan tersebut, yang juga mempengaruhi tindakan tersebut.</p>
<p>2.Jelaskan dan mantapkan dengan cotoh yang konkret, bagaimana  tiga wujud kebudayaan terpinadai pada kebudayaan pada suatu masyarakat?<br />
Kita dapat melihat dari tiga wujud kebudayaan tersebut wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan sebagainya. Contohnya: adanya keinginan atau gagasan dari komunitas suatu masyarakat yang menginginkan adanya hubungan dengan masyarakat luar dengan cepat dan mudah, sehingga muncul ide gagasan untuk membuat alat penghubung atau jembatan penghubung.<br />
Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. Contohnya: dari ide tersebut menimbulkan suatu aktivitas serta tindakan untuk membuat alat penghubung atau jembatan yang nyata. Karena masyarakat terbiasa dengan jembatan yang terbuat dari kayu ulin, maka minset yang diambil dalam pembuatan jembatan tersebut.</p>
<p>3. Bagaimana kita memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam memahami masyarakat Banjar?<br />
Masyarakat Banjar memaknai makna konsep migrasi adalah dapat dilihat dari asal-asul orang banjar yang merupakan percampuran proto melayu dengan destro melayu yang bukan berasal dari daerah asli. Apalagi di daerah banjar banyak kita jumpai berbagai suku yang sudah menetap, contohnya orang cina, Arab dan suku-suku lainya. Berarti dapatlah orang banjar menerima adanya perpindahan penduduk tersebut.<br />
Sedangkan orang banjar memaknai adanya akulturasi, akulturasi tersebut mempunyai pengertian proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari kebudayaan asing yang lambat laun diterima dan diolah kedalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu, dapat dilihat dari contoh seperti kebudayaan orang banjar yang tercampur dengan kebudayaan arab. Adanya akikah anak dengan sair-sair Islam tetapi tak meninggalkan adanya sesaji-sesajian.<br />
Asimilasi  adalah proses sosial yang timbul bila ada golongan manusia yang berlatar belakang kebudayaan yang berbeda-beda saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan-kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah wujudnya jadi unsur-unsur kebudayaan campuran dlihat dari orang banjar yang mudah menyatu denan suku-suku lain. Yang lambat laun berubah yang mengambil kebaikan kebudayaan tersebut.</p>
<p>4. tidak diragukan lagi, Indonesia adalah negara dengan sumberdaya alam yang melimpah ruah, tetapi bagaimana kita memahami dalam pandang kaji kebudayaan, kenapa kebudayaan SDA tersebut tidak menjadikan masyarakat mendapat tingkat kemakmuran yang memandai?<br />
Memang diakui SDA Indonesia sangat melimpah ruah, tetapu mengapa tingkat kemakmuran masyarakatnya masih sangat rendah, masyarakat yang mempunyai kultural yang kuat yang disebut power cultural juga mempengaruhi tingkat kebiasaan masyarakatnya, adanya kebudayaan yang kuat pada diri masyarakat Indonesia yang timbul akibat masuknya barang asing, kebiasaan tidak cinta terhadap produk dalam negeri, .<br />
Merasa tidak percaya diri terhadap produk dalam negeri, aibatnya kita mulai tergantung terhadap segala sesuatu yang import, dan menghasilkan devisa negasa lai. Malasnya dalam menemukan inovasi baru karena adanya kebudayaan tersebut salah satu juga penyebab tak makmurnya negara Indonesia saat ini.</p>
<p>5. Ditinjau dari kajian teori kebudayaan, apa penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan atau penerapan penemuan -penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan.<br />
Penyebab pokoknya adanya ketidakinginan untuk berubah, tidak memulai tindakan baru merasa keadaan yang awal itu lebih baik tanpa ingin melakukan inovasi yang baru.<br />
Tidak adanya penghargaan terhadap penemuan-penemuan yang baru, penemuan yang lama dianggap lebih baik dari pada yang baru karena takut mencoba.sehingga para guru hanya meniru penemuan yang terdahulu tanpa memikirkan penemuan baru atau inovasi baru.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lailinovia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lailinovia.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=20&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lailinovia.wordpress.com/2009/06/18/tugas-pengantar-antropologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/028983963da87b7069e7600a6f9181d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lailinovia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>perelatan pertanian sawah</title>
		<link>http://lailinovia.wordpress.com/2009/03/29/perlatan-pertanian-sawa/</link>
		<comments>http://lailinovia.wordpress.com/2009/03/29/perlatan-pertanian-sawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 03:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lailinovia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lailinovia.wordpress.com/2009/03/29/perelatan-pertanian-sawa/</guid>
		<description><![CDATA[ALAT ALAT PERTANIAN Walaupun alat-alat pertanian sekarang ini sudah maju dan menggunakan mesin, tetapi tidak semua masyarakat Kalimantan selatan menggunakannya. Pertanian Kal-Sel saat ini masih dalam teknik sederhana sehingga alat-alat pertaniannya masih sangat tradisional. Di Kalimantan Selatan terdapat beberapa macam lahan pertanian, yaitu sawah tadah hujan, sawah irigasi, sawah pasang surut, dan sawah lebak Alat-alat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=6&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ALAT ALAT PERTANIAN</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Walaupun alat-alat pertanian sekarang ini sudah maju dan menggunakan mesin, tetapi tidak semua masyarakat Kalimantan selatan menggunakannya. Pertanian Kal-Sel saat ini masih dalam teknik sederhana sehingga alat-alat pertaniannya masih sangat tradisional. Di Kalimantan Selatan terdapat beberapa macam lahan<span> </span>pertanian, yaitu sawah tadah hujan, sawah irigasi, sawah pasang surut, dan sawah lebak</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Alat-alat pertanian yang digunakan yang masih tradisional <strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>a. Dalam pengolahan lahan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><strong><span> </span>1. Parang Panjang </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terdiri dari daun parang terbuat dari besi atau baja, hulunya terbuat dari kayu terdapat sulut atau tempat merekatkandan memperkuat kayu dengan daun parang yang terbuat dari kuningan , bisa juga kawat tembaga. Parang panjang digunakan oleh laki-laki tapi perempuan bisa juga menggunakannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Fungsinya untuk mencincang rumput-rumput yang tinggi yang kemudian rumput tersebut dibuat puntalan dan diampar atau disebarkan secara merata sampai membusuk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><strong>2. Tajak Bulan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terdiri daun tajak yang terbuat dari besi, tangkai terbuat dari besi hulu terbuat dari akar bambu atau kayu, salut terbuat dari kuningan, alat perekat antara hulu dan tangkai digunakan gala-gala yang terbuat kayu. Tajak bulan bentuknya seperti bulan karena daun tajak bentuknya seperti bulan sabit, tangkanya panjang biasanya tingginya selutut orang dewasa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">Cara penggunaannya dalam keadaan berdiri tangan kiri memegang hulu tajak, tangan memegang tangkai bagian bawahnya kemudian mengangkat kesamping kanan setinggi bahu dan mengayunkannya kedepan sebelah kiri sehingga mengenai rumput yang dituju, seperti orang memegang stik glop. Fungsinya untuk menebas rumput sampai keakarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><strong>3. Tajak dayung </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">Bahannya terdiri dari daun tajak yang terbuat dari besi baja, tangkainya terbuat dari besi dan hulunya terbuat dari kayu atau akar bambu. Salutnya terbuat dari kuningan , gala-gala untuk merekatkan tangkai dengan hulu. Cara memakainya sama dengan tajak bulan. Sering digunakan oleh laki-laki</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaannya untuk menebas rumput di sawah berair.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><strong>5. Parang Kait</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">Bahannya terdiri dari daun parang yang terbuat dari besi, dan hulunya terbuat dari kayu yang ringan tapi bias juga dari akar bambu,.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Bentuk parang ini panjang dan lebih pendek dari parang panjang tetapi ujungnya agak sedikit membengkok sedikit.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaannya sama dengan parang yang lainnya yaitu untuk menebas rumput di lahan pertanian selain itu juga untuk menebang pohon-pohon kecil yang tumbuh di lahan pertanian yang akan digarap.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><strong>4. cangkul </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">Bahannya terdiri besi baja daun cangkul bentunya segiempat dan lebih kecil daripada tajak, tangkainya terbuat dari kayu. <span> </span><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">Fungsinya untuk membersihkan rumput dan untuk menggemburkan tanah untuk menaburkan benh. Dipergunakan oleh laki-laki</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>5. Colok (obor) </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terdiri dari bambu ssebesar pergelangan tangan anak-anak. Yang diisi dengan kain yang dicampur dengan minyak tanah.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Keguaannya untuk membakar rumput-rumput yang yang tumbuh pada bagian lahan yang akan diolah, penggunaan yang melalui pembakaran ini hanya digunakan pada sisitem pertanian di sawah lebak.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>6. Sisi atau garu </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Gigi sisir terbuat dari katu ulin ganging sisir terbuat dari kayu ulun yang panjang, badan sisir terbuat dari kayu.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaan untuk mengumpulkan rumput-rumput yang sudah ditebas dibuat puntalan. Alat ini hanya digunkan pada pada lahan yang berair. <span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span> </span>b. Penanaman dan Pemungutan Hasil</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span><strong>1. <span> </span>Asak dan Tugal atau tatujah atau tatajuk.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terbuat dari kayu galam, ulin, ukurannya sebasar pergelangan tangan anak-anak. Ujungnya diruncingkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaanya untuk membuat lubang di tanah dan kemudian didalam lubang tersebut diletakkan tanah.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span><strong>2. Bakul atau Tangkitan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahann terdiri dari purun, tetapi ada juga yang terbuat dari bambu, bamban dan purun.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Bentuknya berbentuk seperti tabung yang sisi kiri dan kanannya diletakkan pegangan. Kegunaannya untuk sebagai wadah meletakkan bibit – bibit padi yang akan dimasukkan kedalam lubang yang telah dilubangi oleh alat asak tadi.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Umumnya dipakai oleh kaum perempuan .</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>3. parang penyungkal </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahan terdiri dari daun parang terbuat dari besi atau baja, hulunya terbuat dari akar bambu atau kayu.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Bentuknya lurus dan lebih kecil dari parang panjang. Kegunaannya untuk menyungkal (mengambil) anak padi yang sudah besar.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Cara penggunaanya tangan kiri memegang anak padi yang sudah besar tangan kanan memegang hulu parang dan menusukkan ujungnya kedalam tanah tepat pada akarnya padi tadi, secara berputar sehingga padi tadi dapat dicabut dari tanah.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>4. Tajak Peremputan </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terdiri sama dengan tajak bulan, tetapi bentuknya lebih kecil dan daunnya<span> </span>besinya berbentuk seperti hurup tanda tanya. Lebih sering digunakan oleh wanita.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaannya ialah untuk memotong rumput yang berada diantara pohon padi .</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>5. Kandutan/ tangkitan/bakul berbingkai</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahanya terbuat dari paring tali / rotan ahas atau bamban, bingkainya terbuat dari rotan, dan talinya terbuat dari timbaran.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaannya untuk menampung padi ketika menuai padi, sering dipakai oleh kaum perempuan,.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Cara menggunakannya yaitu dengan melilitkan pada dahi dan tali yang lainnya pada pinggang.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>6. Lanjung tinggi dan Lanjung randah</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terbuat dari bamban untuk badannya atau dari paring tali (bambu), kakinya terbuat dari kayu papan yang bentuknya menyilang memotong penampang dasar. Tali terbuat dari timbaran. Cara menggunakan dengan meletakkan dibelakang dan meletakkan tali timbaran pada dahi dan juga meletakkannya di masing-masing punggung.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaannya untuk menampung atau mengumpulkan padi sewaktu panen, biasanya lanjung randah digunakan oleh kaum perempuan sedangkan kaum laki-laki lanjung tinggi.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>7. kampil atau Balangsai</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terbuat dari ayaman purun, bentuknya seperti karunng goni, tetapi terbuat dari ayaman purun keseluruhannya. Tetapi sekarang ini sudah mulai menggunakan karung. Kegunaanya untuk menampung padi yang masih bertangkai sebelum diolah menjadi gabah. Cara memakainya, kampil dibuka dan diisi dengan padi bertangkai tadi kemudian setelah penuh ditutup dengan tali atau rotan, biasanya digunakan oleh kaum laki-laki.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>8. tikar purun </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Terbuat dari puru. Ada juga terbuat dari bamban, kegunaannya sebagai tempat menjemur atau bisa juga digunakan untuk mengirik banih atau melepaskan gabah dari tangkainya dengan cara di injak-injak.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">9. Ani-ani atau Ranggaman</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahanya terbuat dari papan tipis dan ringan tangkainya dari bamboo kecil disisi lainnya diletakkan silet atau pisau.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Cara memakainya ranggaman diletakkan disela jari, jari telunjuk dan jari tengah memegang atau menarik padi yang akan dipanen.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Biasanya digunakan oleh perempuan tetapi banyak juga digunakan oleh laki-laki.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>10. Gumpitan </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahanya terbuat dari bambu seukuran ibu jari, yang pada bagian sisi yang lain di tajamkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Cara penggunaaannya ibu jari atau jempol dimasukkan kedalam lubang bamboo tadi dan tangan telunjuk mematahkan tangakai padi sekaligus memeotog tangkainya dengan jempol yang ada gumpitannya tadi.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaanya sama dengan ani-ani tetapi kalau gumpitan lebih sering digunakan pada tangkai padi yang telah layu atau sudah masak.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">c. Pengolahan Hasil</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>1. Cupikan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya terbuat dari bamban mempunyai bingkai yang terbuat dari ilatung. Bentuknya seperti tabung.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Keguaannya sangat banyak sekali yaitu untuk mengangkut padi waktu ingin dijemur, mengangkut padi sebelum diirik dan menadah waktu digumbaan dan mengangkut gabah waktu akan dimasukkan kedalam kindai.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Biasanya yang menggunakan adalah kaum laki-laki.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>2. Gumbaan </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahanya terbuat dari kayu secara menyeluhan kecuali kipas pemutar padi,</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Terdiri dari corong, badan, kliep pengatur, saluran gabah berat dan gabah bersih, tangkai untuk memutar.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kegunaanya yaitu untuk memisahkan gabah yang kotor dengan gabah yang bersih dan juga menghilangkan sekam.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Cara menggunkannya gabah yang akan dibersihkan dimasukkan kedalam gumbaan melalui corong, kemudian kliep pengatur dibuka perlahan sesuai dengan putarannya. Kemudian keluar gabah yang pecah-pecah pada bagian saluran yang satunya dan bagian yang lainya keluar gabah yang kotor.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Biasanya digunakan oleh kaum laki-laki.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>3. Gantang </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahanya terbuat dari tempurung kelapa atau dari kayu, bentunya setengah lingkaran kegunaanya untuk mengukur banyak padi yang diperoleh yang akan dimasukkan kedalam kinday.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>4. Kinday </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Bahannya bermacam-macam bisa juga mennggunakan papan dan bias juga menggunakan atau bamboo yang dibelah pengalin terbuat dari tali ijuk tetapi hanya digunkan pada bamboo sedangkan kayu hanya menggunakan kayu.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Keguaannya untuk menyimpan gabah yang sudah kering, biasanya diletakkan pada sudut rumah.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.25in;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span> sumber bacaan  :</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">1.judul urang banjar dan kebudayaannya</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">penulis : M. surianansyah Iddeham, BA dkk</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">penerbit : pustaka Banua tahun2007</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">tempat Kalsel</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">2. judul : peralatan Produksi Tradisional dan perkembangannya daerah Kalimantan selatan.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">penulis : dr. H.ramli Nawawi.dd</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">penerbit Dapertemen pendidikan dan kebudayaan 1990 tempat kalsel</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lailinovia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lailinovia.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=6&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lailinovia.wordpress.com/2009/03/29/perlatan-pertanian-sawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/028983963da87b7069e7600a6f9181d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lailinovia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seyum Indonesia</title>
		<link>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/24/seyum-indonesia/</link>
		<comments>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/24/seyum-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 08:17:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lailinovia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/24/seyum-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Partai Politik waduh udah ramai-ramai orang pada mau jadi caleg. . . . masing-masing punya janji-janji yang bikin orang bingung. untuk sekarang az udah ada sekitar 44 partai yang tergabung. masing-masing caleg dengan mantapnya bilang bahwa partai mereka adalah partai nasionalis partai yang mementingkan kehidupan rakyat kecil. kalau emang bersipat nasionalisme kenapa harus kenapa masing-masing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=5&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Partai Politik waduh udah ramai-ramai orang pada mau jadi caleg. . . . masing-masing punya janji-janji yang bikin orang bingung. untuk sekarang az udah ada sekitar 44 partai yang tergabung. masing-masing caleg dengan mantapnya bilang bahwa partai mereka adalah partai nasionalis partai yang mementingkan kehidupan rakyat kecil. kalau emang bersipat nasionalisme kenapa harus kenapa masing-masing bikin partai sendiri, kan jadinyabuat  orang pada bingung&#8230;.kan jadinya menyusahkan rakyat. . .</p>
<p>berapa waktu yang terkuras buat mikir dan lihatin 44 partai pada surat pemilihan nanti. itu berarti menyusahkan atau tidak ya. . . .</p>
<p>ya mungkin mereka mempunyai nasionalisme maksud tersendiri<br />
yang tidak dipahami oleh orang awam seperti saya ini.</p>
<p>tapi sebagai warga Indonesia tetap lah senyum . . . . .</p>
<p>mau gimana lagi, pasti deh foto-foto Calegnya senyum semua, itu kan khas Indonesia seyum heee.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lailinovia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lailinovia.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=5&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/24/seyum-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/028983963da87b7069e7600a6f9181d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lailinovia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/18/hello-world/</link>
		<comments>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 12:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lailinovia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=1&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lailinovia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lailinovia.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lailinovia.wordpress.com&amp;blog=6633853&amp;post=1&amp;subd=lailinovia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lailinovia.wordpress.com/2009/02/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/028983963da87b7069e7600a6f9181d7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lailinovia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
